Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Hidayah Candikuning

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Hidayah Candikuning merupakan lembaga pendidikan Islam setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di bawah naungan Yayasan Sosial Al-Hidayah Bedugul. Madrasah ini berdiri pada tanggal 1 Juli 1981 sebagai kelanjutan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hidayah yang telah berdiri sejak tahun 1959. Kehadiran madrasah ini bertujuan untuk memberikan pendidikan lanjutan bagi lulusan MI/SD, agar tidak terjadi putus sekolah, serta menjadi wadah pembinaan generasi muslim yang beriman, bertakwa, dan berilmu pengetahuan. Sejak awal berdiri, MTs Al-Hidayah menggunakan bangunan wakaf dari H. Muhammad Sir yang berdiri di atas tanah wakaf Masjid Al-Hidayah. Hingga kini, madrasah ini telah dipimpin oleh beberapa kepala sekolah dan saat ini dipimpin oleh Saidan, S.Pd.I.

Secara identitas, MTs Al-Hidayah Candikuning memiliki NSM 1212 5102 0001 dan NPSN 69895240. Madrasah ini beralamat di Jalan Raya Denpasar–Singaraja KM.50, Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, dengan status sekolah swasta dan akreditasi “B” berdasarkan SK Nomor 1346/BAN-SM/SK tanggal 8 Desember 2021. Kegiatan belajar mengajar berlangsung mulai pukul 07.10 hingga 13.40 WITA, dengan lokasi berada di wilayah pedesaan Banjar Dinas Candikuning II.

Visi madrasah adalah “Berprestasi, Berakhlakul Karimah, dan Berwawasan Lingkungan.” Untuk mewujudkan visi tersebut, madrasah memiliki misi antara lain mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan standar kelulusan, mengembangkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, menyediakan sarana-prasarana pendidikan, menanamkan nilai-nilai agama untuk membentuk insan berakhlakul karimah, serta meningkatkan manajemen pendidikan berbasis Standar Nasional Pendidikan (SNP).

MTs Al-Hidayah Candikuning memiliki tujuan yang jelas, yaitu menjadi pusat pembelajaran agama dan ilmu pengetahuan, membentuk generasi muslim yang beriman dan berilmu, serta menghasilkan lulusan yang unggul dalam IPTEK dan berlandaskan IMTAQ. Selain itu, madrasah juga berkomitmen menyiapkan siswa agar mampu hidup mandiri dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Secara geografis, madrasah ini terletak di Banjar Dinas Candikuning II, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Adapun batas wilayahnya adalah sebelah timur berbatasan dengan Kantor Departemen Kehutanan Candikuning, sebelah barat dan utara dengan pemukiman warga serta masjid, dan sebelah selatan dengan Restoran Mentari.

Salah satu program unggulan yang menjadi ciri khas MTs Al-Hidayah adalah “Agro-Eko-Edu Wisata,” yaitu program pengembangan berbasis lingkungan, pertanian, dan edukasi yang sesuai dengan potensi daerah Bedugul. Dari sisi kepengurusan, madrasah ini dipimpin oleh seorang kepala madrasah yang dibantu empat wakil kepala (kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, dan humas), enam wali kelas, serta tenaga kependidikan yang terdiri dari bendahara, tata usaha, penjaga sekolah, dan petugas kebersihan.

Jumlah tenaga pendidik tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 14 orang, terdiri atas 6 guru laki-laki dan 8 guru perempuan. Sebagian besar guru sudah berpendidikan S1 dan S2, meskipun masih ada yang mengajar tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Sementara itu, jumlah peserta didik pada tahun pelajaran yang sama mencapai 150 siswa, yang terbagi ke dalam 6 rombongan belajar. Latar belakang orang tua siswa sebagian besar berprofesi sebagai pedagang dan petani, dengan tingkat pendidikan lulusan SMP/MTs dan SMA/MA.

Dari segi sarana dan prasarana, kondisi bangunan madrasah dapat dikategorikan cukup baik meski masih terbatas. Saat ini tersedia enam ruang kelas, satu ruang perpustakaan, satu ruang tata usaha, dan satu ruang guru. Namun, madrasah belum memiliki ruang laboratorium, ruang bimbingan konseling, ruang keterampilan, serta ruang OSIS. Fasilitas olahraga juga masih sangat terbatas, sementara perangkat TIK seperti komputer dan laptop sebagian dalam kondisi rusak. Kekurangan ini menjadi tantangan bagi madrasah untuk terus berbenah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Scroll to Top