MADRASAH ALIYAH AL IRSYAD CANDIKUNING

Sejarah Madrasah

Berdirinya Madrasah Aliyah (MA) Al Irsyad Candikuning tidak terlepas dari kepedulian Yayasan Sosial Al-Hidayah Bedugul terhadap pendidikan generasi muda, khususnya mereka yang mengalami putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Banyak orang tua kesulitan melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang SLTA di luar daerah karena biaya yang cukup tinggi. Selain itu, pendirian madrasah ini juga dimaksudkan untuk melengkapi jenjang pendidikan yang sudah ada sebelumnya, yaitu RA, MI, dan MTs. Berangkat dari kondisi tersebut, pada tahun 2005 Yayasan Sosial Al-Hidayah Bedugul menggandeng Yayasan Al-Ishlah Denpasar untuk merintis pendirian Madrasah Aliyah Al Irsyad. Yayasan Sosial Al-Hidayah berperan sebagai pengelola, sedangkan Yayasan Al-Ishlah sebagai penyandang dana operasional dan sarana prasarana hingga madrasah dapat mandiri.

Pada tanggal 14 Juli 2007, MA Al Irsyad resmi beroperasi dan mulai menerima siswa. Kemudian, pada 31 Desember 2009, Kementerian Agama Wilayah Bali mengeluarkan Surat Keputusan Izin Operasional dengan Nomor 814 Tahun 2009, NSM 131251020004. Seiring perjalanan waktu, pengelolaan madrasah sepenuhnya ditangani oleh Yayasan Sosial Al-Hidayah Bedugul. Berkat izin Allah SWT dan usaha seluruh warga madrasah, pada tahun 2024 Badan Akreditasi Nasional Provinsi Bali menetapkan MA Al Irsyad dengan akreditasi “B” (Baik).

Letak Geografis

Secara geografis, MA Al Irsyad terletak di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, di kawasan obyek wisata Bedugul. Lokasinya berjarak 50 km dari Denpasar, 40 km dari Tabanan, 7 km dari Baturiti, dan 30 km dari Singaraja. Lingkungan sekitar madrasah berupa perbukitan dengan udara sejuk, mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, pedagang, pekerja pariwisata, sebagian kecil buruh, dan pegawai negeri.

Identitas Madrasah

Madrasah Aliyah Al Irsyad Candikuning memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) 131251020004 dan NPSN 50105607. Madrasah beralamat di Jl. Raya Candikuning Km. 50, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, dengan kode pos 82191 dan nomor telepon 0368-2033042. Kepala madrasah saat ini adalah Muh. Syarifuddin, S.Sos.I. Madrasah berdiri di atas tanah wakaf seluas 2.500 m² dengan luas bangunan sekitar 360 m². Seluruh kepemilikan tanah dan bangunan dikelola oleh Yayasan Sosial Al-Hidayah Bedugul yang beralamat di lokasi yang sama, dengan akta pendirian dan izin Kemenkumham Nomor AHU-0002548.AH.01.04 Tahun 2015 tanggal 18 Februari 2015.

Visi, Misi, dan Tujuan

Visi MA Al Irsyad adalah “Terwujudnya insan berkualitas tinggi dan terampil dalam IPTEK yang religius dan humanis.” Indikator visi ini tercermin dari pencapaian prestasi akademik, non-akademik, keagamaan, sosial, dan lingkungan, serta pembentukan sikap disiplin, mandiri, kreatif, inovatif, dan berjiwa kepemimpinan.

Untuk mencapai visi tersebut, madrasah memiliki misi antara lain: menanamkan penghayatan dan pengamalan ajaran Islam yang berlandaskan iman dan takwa, meningkatkan mutu pendidikan agar menghasilkan prestasi akademik maupun non-akademik, menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan inovatif, membangun lingkungan madrasah yang bersih, indah, aman, serta nyaman, dan mengembangkan manajemen madrasah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Tujuan MA Al Irsyad di antaranya adalah terlaksananya Kurikulum Merdeka, tercapainya prestasi siswa dalam bidang akademik, olahraga, dan ekstrakurikuler, terbentuknya tim pramuka Saka Wanabhakti, Saka Bhayangkara, dan Saka Usadabakti, terbentuknya klub bahasa asing (Inggris, Arab, Mandarin), serta terbina kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian warga madrasah dengan berlandaskan nilai-nilai agama.

Kurikulum dan Pembelajaran

Sejak berdiri, MA Al Irsyad menggunakan Kurikulum 2006 (KTSP), kemudian beralih ke Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2014/2015, dan sejak tahun pelajaran 2022/2023 mulai menerapkan Kurikulum Merdeka untuk kelas X. Proses pembelajaran dikembangkan dengan pendekatan religius, demokratis, humanis, serta berbasis student-centre dan contextual teaching learning. Kegiatan religius siswa meliputi doa pagi, shalat dhuha, shalat dzuhur berjamaah, kultum, muhasabah camp, sahur on the road, hingga kegiatan sosial berupa donasi untuk anak yatim dan kurang mampu. Kurikulum juga mengintegrasikan materi anti-terorisme, pendidikan karakter, serta program go-green yang menjadi ciri khas madrasah dengan konsep Agro, Eco, dan Edu Wisata.

Sarana dan Prasarana

Madrasah berdiri di atas tanah wakaf seluas 2.500 m² dengan bangunan sekitar 360 m². Fasilitas belajar mencakup ruang kelas, kantor, serta beberapa sarana pendukung, meskipun masih perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan perkembangan zaman. Lingkungan madrasah cukup asri, nyaman, dan aman dengan pemandangan Danau Beratan, Pura Ulun Danu, serta Masjid Besar Al-Hidayah.

Prestasi

MA Al Irsyad Candikuning telah meraih berbagai prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Beberapa di antaranya adalah Juara 1 dan Juara 2 Nasional LKI PUPR, Juara 1 pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris tingkat kabupaten, Juara 1 lomba kaligrafi, lomba lari, mapel PAI, futsal Pospeda, serta lomba KSM bidang Kimia dan Biologi. Selain itu, siswa MA Al Irsyad juga meraih Juara I pencak silat tingkat provinsi, Juara I puitisasi terjemahan Al-Qur’an, Juara I lomba lintas alam, hingga Juara I lomba mading tingkat nasional. Deretan prestasi ini mencerminkan komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul di bidang akademik, olahraga, seni, dan keagamaan.

Motto dan Ciri Khas Madrasah

Motto madrasah adalah “Our School is Our Creative Inspiration.” Sementara itu, ciri khas MA Al Irsyad adalah pengembangan konsep Agro, Eco, Edu Wisata dengan keunggulan program lingkungan seperti pengolahan sampah plastik, pembuatan pupuk organik, dan budidaya cacing sebagai bagian dari pembelajaran berbasis potensi lokal.

Scroll to Top